<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>laporan keuangan | Akuntan Indonesia</title>
	<atom:link href="https://www.akuntanindonesia.com/tag/laporan-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.akuntanindonesia.com</link>
	<description>Konsultan Akuntansi dan Pajak</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2020 06:39:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.5.18</generator>

<image>
	<url>https://www.akuntanindonesia.com/wp-content/uploads/2020/01/cropped-akuntan-indonesia-1@300x-e1578904868893-32x32.png</url>
	<title>laporan keuangan | Akuntan Indonesia</title>
	<link>https://www.akuntanindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indikator dalam Neraca &#038; Laporan Laba Rugi Yang Membongkar Kesalahan Fatal Laporan Keuangan</title>
		<link>https://www.akuntanindonesia.com/indikator-dalam-neraca-laporan-laba-rugi-yang-membongkar-kesalahan-fatal-laporan-keuangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2020 06:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[berita akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[laba rugi]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.akuntanindonesia.com/?p=2452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah Anda yakin dengan laporan keuangan perusahaan Anda? Tentunya, Anda harus bisa menjawab “Ya” secara spontan &#38; tanpa ragu. Namun kenyataan di lapangan, banyak perusahaan yang tidak yakin dengan apa yang disajikan di laporan keuangan sesuai dengan realitasnya. Ketidakakuratan dalam laporan keuangan Anda dapat terjadi karena sejumlah alasan: Kesalahan manusia Ketidakjujuran Kesalahan interpretasi angka Ini hanyalah tiga [&#8230;]</p>
The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/indikator-dalam-neraca-laporan-laba-rugi-yang-membongkar-kesalahan-fatal-laporan-keuangan/">Indikator dalam Neraca & Laporan Laba Rugi Yang Membongkar Kesalahan Fatal Laporan Keuangan</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda <strong>yakin dengan laporan keuangan</strong> perusahaan Anda? Tentunya, Anda harus bisa menjawab “Ya” secara spontan &amp; tanpa ragu. Namun kenyataan di lapangan, <strong>banyak perusahaan yang tidak yakin</strong> dengan apa yang disajikan di laporan keuangan sesuai dengan realitasnya. Ketidakakuratan dalam laporan keuangan Anda dapat terjadi karena sejumlah alasan:</p>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Kesalahan manusia</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Ketidakjujuran</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Kesalahan interpretasi angka</strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1800" src="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/3-Alasan-Laporan-Keuangan-Tidak-Akurat.png" sizes="(max-width: 2400px) 100vw, 2400px" srcset="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/3-Alasan-Laporan-Keuangan-Tidak-Akurat.png 2400w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/3-Alasan-Laporan-Keuangan-Tidak-Akurat-300x125.png 300w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/3-Alasan-Laporan-Keuangan-Tidak-Akurat-768x320.png 768w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/3-Alasan-Laporan-Keuangan-Tidak-Akurat-1024x427.png 1024w" alt="" width="2400" height="1000" /></p>
<p>Ini hanyalah tiga dari banyak alasan lain mengapa laporan keuangan Anda salah.</p>
<p>Bila membahas soal akuntansi, Anda perlu menengok <strong>dua laporan keuangan dasar</strong> yang mengungkap banyak kisah – <strong>neraca &amp; laporan laba rugi</strong>.</p>
<p>Masing-masing menjalankan peran tersendiri, namun secara bersamaan neraca dan laporan laba rugi akan memberikan Anda gambaran besar mengenai situasi keuangan di dalam perusahaan.</p>
<p>Berikut sekilas gambaran dua instrumen laporan keuangan ini dan “ indikator peringatan” yang kerap kali disingkap.</p>
<h2><strong><img class="alignnone wp-image-1810" src="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/balance-150x150.png" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" srcset="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/balance-150x150.png 150w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/balance.png 256w" alt="laporan keuangan neraca" width="150" height="150" /> </strong></h2>
<h3><strong>Neraca</strong></h3>
<h3><strong>Hal-hal yang harus Anda perhatikan</strong></h3>
<p>Pada saat Anda melihat neraca, Anda harus mencari saldo yang tidak wajar atau tidak masuk akal.</p>
<p>Neraca adalah gambaran tentang bisnis Anda pada saat ini. Anda akan mendapatkan <em>quick snapshot </em>tentang<em> </em>apa yang sedang terjadi di dalam perusahaan Anda.</p>
<p>Berikut adalah beberapa peringatan penting yang dapat diidentifikasi bila angka laporan keuangan dalam neraca Anda tidak benar:</p>
<h3><strong>1. Saldo Negatif</strong></h3>
<p>Anda mungkin menemukan saldo negatif pada aset. Apa yang diungkapkan saldo itu? Apakah Anda menjual aset dan menghapusnya dari buku tapi lupa membalikkan penyusutannya? Segera selidiki.</p>
<h3><strong>2. Salah Pos Penerimaan Pembayaran</strong></h3>
<p>Jika staf Anda menerima pembayaran dari klien dan memasukkannya ke akun yang salah, neraca Anda akan kacau. Laporan keuangan Anda akan menunjukkan saldo negatif pada salah satu akun klien. Di sisi lain, klien yang sudah membayar masih menunjukkan tagihan yang masih belum terbayar. Segera perbaiki.</p>
<h3><strong>3. Rasio Hutang Terhadap Pendapatan Meningkat</strong></h3>
<p>Bila Anda memiliki beberapa pos “pengeluaran lain-lain” dalam jumlah besar, Anda mungkin akan melihat tren penurunan laba yang kadang berlangsung gradual dalam jangka waktu panjang.</p>
<p>Hal ini dapat menyebabkan peningkatan rasio hutang terhadap pendapatan Anda karena dana Anda dialokasikan tidak pada tempatnya.</p>
<p>Di sisi lain, kondisi ini bisa juga disebabkan karena bisnis Anda sedang mengalami masa sulit. Dalam kasus ini, laporan keuangan bisa juga tidak salah, namun jelas-jelas memberikan peringatan yang harus segera Anda tangani.</p>
<p>Dalam kedua kondisi tersebut, Anda harus tahu mengapa hal ini terjadi, menganalisa akar permasalahannya dan mengambil tindakan.</p>
<h3><strong>4. Laporan Usia Piutang Usaha Buruk</strong></h3>
<p>Seringkali staf dalam perusahaan tidak disiplin dalam melakukan penagihan sehingga banyak tagihan piutang usaha berusia tua karena telah melewati jangka waktu pembayaran.</p>
<p>Dampak buruknya adalah terjadinya <em>Cash Gap</em> di mana perusahaan harus mengeluarkan modal di awal untuk seluruh pembelian sebelum mendapatkan pembayaran.</p>
<p>Alhasil, perusahaan harus meminjam dana yang tentunya menambah beban bunga. Bila hal ini terjadi dengan Anda, tentunya berpengaruh dengan tergerusnya laba karena biaya bunga.</p>
<h2><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1811" src="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/search-150x150.png" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" srcset="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/search-150x150.png 150w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/search.png 256w" alt="" width="150" height="150" /></h2>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Laporan Laba Rugi</strong></h3>
<h3><strong>Hal-hal yang harus Anda perhatikan</strong></h3>
<p>Laporan laba rugi menyampaikan ringkasan pendapatan dan pengeluaran serta menyajikan angka keuntungan atau kerugian sebuah bisnis dalam periode waktu tertentu. Periode tersebut adalah bulanan, triwulan atau tahunan.</p>
<p>Setelah memahami metode akuntansi yang sesuai untuk bisnis Anda, selanjutnya akan sangat mudah melihat laporan laba rugi dan keakuratan angka-angkanya.</p>
<p>Berikut adalah beberapa peringatan penting yang dapat diidentifikasi bila angka laporan keuangan dalam laporan laba rugi Anda tidak benar:</p>
<h3><strong>1. Laba Besar Arus Kas Kecil</strong></h3>
<p>Salah satu cara agar Anda mendapatkan gambaran akurat adalah dengan melihat laporan laba rugi bersamaan dengan laporan arus kas untuk memastikan laba yang didapat dibarengi dengan kas yang masuk.</p>
<p>Laba besar dibukukan dalam laporan laba rugi, namun di sisi lain ternyata arus kas yang masuk kecil. Hal ini memberi peringatan bahwa ada masalah dalam penerimaan uang.</p>
<h3><strong>2. Laba Kotor Operasional Turun</strong></h3>
<p>Kesehatan sebuah perusahaan sangat ditentukan dari kemampuannya untuk menghasilkan laba kotor operasional.</p>
<p>Laba operasional akan memastikan arus kas operasional positif untuk membayar seluruh biaya produksi, biaya penjualan, biaya umum dan administrasi, biaya pajak serta biaya bunga.</p>
<p>Menurunnya laba kotor operasional bisa menyebabkan arus kas operasional menjadi minus. Selanjutnya untuk memenuhi seluruh biaya, perusahaan harus meminjam dana dari luar atau menjual aset.</p>
<p>Tentunya, pilihan ini tidak baik karena pasti akan menggerus laba serta mengganggu roda aktivitas produksi dan operasional perusahaan.</p>
<h3><strong>3. Persentase Laba Kotor Tidak Terprediksi</strong></h3>
<p>Laba kotor dihasilkan dengan cara mengurangkan pendapatan dengan harga pokok produksi.</p>
<p>Persentase laba kotor secara wajar hanya bergerak naik turun dalam kisaran 3-4%. Bila Anda melihat pergerakan diluar kisaran persentase tersebut, maka ini mengindikasikan adanya ketidakwajaran.</p>
<p>Seluruh proses penjualan, proses pembelian, penanganan inventaris, biaya produksi harus dibedah untuk menemukan masalahnya.</p>
<h3><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1814" src="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/bank-150x150.png" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" srcset="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/bank-150x150.png 150w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/bank.png 256w" alt="" width="150" height="150" /></h3>
<h3><strong>Laporan Keuangan Anda: Apa Metode Akuntansi yang Dipakai?</strong></h3>
<p>Saat melihat laporan keuangan Anda, penting untuk mempertimbangkan metode akuntansi yang dipakai – pahami perbedaan metode akuntansi berbasis kas dan berbasis akrual.</p>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Akuntansi Berbasis Kas</strong> adalah berdasarkan aktivitas kas di perusahaan Anda. Metode ini menelusuri kapan kas masuk dan kapan kas keluar. Anda bisa menganalogikannya dengan rekening koran di bank Anda di mana seluruh transaksi keuangan dicatat dan direkonsiliasi serta pada akhir bulan dilihat berapa jumlah saldonya. Akuntansi berbasis kas tidak akan memberikan gambaran lengkap tentang kinerja perusahaan sebenarnya.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Akuntansi Berbasis Akrual</strong> adalah berdasarkan transaksi yang diakui, dicatat dan disajikan pada saat terjadinya transaksi tersebut tanpa memperhatikan waktu kas diterima atau dibayarkan. Metode ini lebih kompleks daripada yang berbasis kas namun memberi gambaran lebih jelas tentang apa yang sedang terjadi di dalam perusahaan Anda. Akuntansi berbasis akrual memungkinkan analisa yang lebih akurat tentang sebuah bisnis dibandingkan dengan akuntansi berbasis kas.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Akuntansi berbasis kas dan akrual hanyalah bagian kecil dari seluruh rangkaian pembentuk laporan keuangan. Sangatlah penting untuk melihat keduanya untuk mengerti apa yang sebenarnya terjadi di perusahaan.</p>
<p><strong>Akuntansi berbasis akrual memberikan gambaran lebih tepat tentang laba Anda.</strong> Anda dapat melihat analisa tren karena Anda mengakui pendapatan dan biaya dalam waktu saat pendapatan terjadi dan pengeluaran dilakukan.</p>
<p>Kini Anda dapat memproyeksikan biaya operasional dan memiliki pengetahuan berapa laba kotor yang harus dicapai untuk memenuhi seluruh biaya tersebut.</p>
<p><strong>Akuntansi berbasis kas dapat menunjukkan fluktuasi yang lebih besar</strong> karena mungkin di suatu bulan menunjukkan laba yang sangat baik dan bulan berikutnya sama sekali tidak karena perbedaan waktu penerimaan dan pengeluaran uang. Hal ini biasanya tidak mencerminkan keuntungan sebenarnya dari sebuah pekerjaan atau proyek.</p>
<p><strong>Bila Anda ingin melihat seberapa baik keseluruhan operasional Anda, akuntansi berbasis akrual akan memberikan gambaran lebih baik.</strong></p>
<p>Bila Anda tidak yakin dengan laporan keuangan Anda, setiap aspek bisnis Anda dapat terpengaruh. Dari tim <em>Sales</em> ke tim<em> Customer Service</em> hingga ke manajemen, setiap orang yang memiliki kepentingan dalam bisnis Anda dapat terpengaruh oleh angka-angka pada laporan keuangan Anda.</p>
<p><strong>Bila angka yang disajikan tidak akurat</strong> atau bila Anda tidak yakin dengan informasi yang diberikan, <strong>Anda sedang menghadapi masalah besar.</strong></p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1818" src="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/warning-150x150.png" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" srcset="https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/warning-150x150.png 150w, https://www.logiframe.com/wp-content/uploads/2017/10/warning.png 256w" alt="" width="150" height="150" /></p>
<h3><strong>Beberapa Hal Lain yang Harus Dipertimbangkan</strong></h3>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Apakah Anda <strong>yakin dengan kondisi keuangan Anda untuk membayar bonus</strong> berdasarkan angka-angka yang Anda miliki? Jika Anda ragu, selidiki laporan keuangan anda lebih jauh.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Apakah laporan keuangan Anda <strong>menunjukkan hasil usaha yang sebenarnya</strong>? Jika ada pola atau tren aneh yang tidak masuk akal, mungkin Anda tidak mengetahui kondisi internal sebenarnya yang carut marut.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Dapatkah Anda mengatakan tanpa ragu bahwa<strong> Anda selalu</strong> <strong>berada di belakang staf pembukuan Anda</strong>? Walaupun Anda tidak terlibat langsung sehari-hari, Anda perlu mengetahui arus kas masuk dan kas keluar. Dengan kata lain, apa yang sedang terjadi dengan uang Anda? Apakah piutang Anda dialokasikan ke tempat yang seharusnya? Apakah neraca dan laporan laba rugi secara transparan menjelaskan kondisi bisnis Anda? Jika Anda tidak yakin, saatnya menyelidiki.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3><strong>Saatnya Anda Bertindak</strong></h3>
<p>Sekarang, kurang lebih Anda tahu <strong>seberapa baik atau buruk laporan keuangan Anda</strong>.</p>
<p>Bila Anda merasa ada yang salah, saatnya Anda menghubungi tim ahli yang dapat membantu Anda mengatur data keuangan serta melaporkan angka yang sesungguhnya.</p>
<h4><strong>Di Logiframe, ini adalah spesialisasi kami.</strong></h4>
<p>Kami menawarkan <strong>solusi keuangan dan akuntansi yang jauh melebihi sekedar pembukuan sederhana</strong>. Anda dapat melihat kinerja kami membantu menganalisa dan meningkatkan profitabilitas perusahaan Anda.</p>
<p>Sumber: Logiframe</p>The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/indikator-dalam-neraca-laporan-laba-rugi-yang-membongkar-kesalahan-fatal-laporan-keuangan/">Indikator dalam Neraca & Laporan Laba Rugi Yang Membongkar Kesalahan Fatal Laporan Keuangan</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebih Memahami Accrual Basis</title>
		<link>https://www.akuntanindonesia.com/lebih-memahami-accrual-basis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 06:19:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[accrual basis]]></category>
		<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.akuntanindonesia.com/?p=2411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi orang awam di bidang finansial, istilah accrual basis mungkin masih menjadi hal yang baru. Namun bagi Anda yang sudah sering membuat laporan keuangan, istilah ini pasti sudah pernah Anda dengar. Bisa jadi Anda sudah pernah memiliki pengalaman membuat laporan keuangan dengan metode accrual basis. Apa sih sebenarnya laporan keuangan berbasis akrual atau accrual basis ini? Laporan keuangan akrual basis [&#8230;]</p>
The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/lebih-memahami-accrual-basis/">Lebih Memahami Accrual Basis</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi orang awam di bidang finansial, istilah <em>accrual basis</em> mungkin masih menjadi hal yang baru. Namun bagi Anda yang sudah sering membuat laporan keuangan, istilah ini pasti sudah pernah Anda dengar. Bisa jadi Anda sudah pernah memiliki pengalaman membuat laporan keuangan dengan metode <em>accrual basis</em>.</p>
<p>Apa sih sebenarnya laporan keuangan berbasis akrual atau <em>accrual basis</em> ini? Laporan keuangan akrual basis adalah pencatatan pendapatan dan biaya pada periode saat terjadinya suatu transaksi, bukan pencatatan laporan keuangan saat pendapatan diterima ataupun dibayarkan seperti yang biasa ditemukan dalam laporan keuangan berbasis kas (<em>cash basis</em>).</p>
<p>Selain mencatat transaksi pengeluaran dan penerimaan kas, jenis laporan keuangan ini juga mencatat jumlah utang dan piutang organisasi. Oleh karena itu, akuntansi berbasis akrual memberikan gambaran lebih akurat terhadap kondisi keuangan organisasi daripada laporan akuntansi berbasis kas. Meskipun lebih mudah, tetapi penggunaan <em>accrual basis</em> lebih kompleks daripada basis kas.</p>
<p>Basis akrual mendukung penggunaan anggaran sebagai teknik pengendalian. Jika sebuah organisasi atau perusahaan ingin mengadopsi pembayaran jenis ini, diperlukan informasi mengenai pendapatan atas investasi yang belum jatuh tempo. Organisasi juga akan memerlukan informasi mengenai kewajiban keuangan masa depan yang dapat diperkirakan jumlahnya.</p>
<h3><strong>Cash Basis Vs Accrual Basis </strong></h3>
<p>Jika ditanya, metode pelaporan keuangan manakah yang lebih baik?</p>
<p>Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika Anda masih merintis usaha atau jenis bisnis yang pilihan pembayarannya hanya dengan uang tunai saja, Anda dapat memilih <em>cash basis</em> karena kemudahannya.</p>
<p>Bagi Anda yang bergelut di bidang UMKM dan mencari bagaimana cara mudah dan praktis membuat laporan keuangan, serta elemen apa saja yang harus ada dalam sebuah laporan keuangan di bisnis UMKM.</p>
<p>Jika Anda memiliki perputaran bisnis besar yang melibatkan transaksi kompleks seperti pinjaman, pembayaran, inventaris, kreditor, cadangan serta piutang, akan lebih baik menggunakan metode <em>accrual basis</em>. Metode ini dianggap menunjukkan gambaran yang lebih baik tentang profitabilitas bisnis dan operasinya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.akuntanindonesia.com/manfaat-software-payroll-outsourcing-bagi-perusahaan/">Manfaat Software Payroll Outsourcing Bagi Perusahaan</a></strong></p>
<h3><strong>Faktor yang Membedakan <em>Cash Basis</em> dan <em>Accrual Basis</em> </strong></h3>
<p>Jika ditarik kesimpulan, <em>accrual basis</em> dan <em>cash basis</em> merupakan dua basis utama metode akuntansi. Ada beberapa perbedaan yang mendasar antara keduanya, di antaranya:</p>
<ul>
<li><strong>Waktu</strong></li>
</ul>
<p>Dari penjelasan dan contoh yang sudah diberikan sebelumnya, sudah sangat jelas bahwa akuntansi berbasis akrual dan akuntansi berbasis kas memiliki perbedaan waktu pencatatan.  Pada <em>accrual basis</em> pencatatan segera dilakukan setelah terjadinya transaksi, sedangkan pada <em>cash basis</em> pencatatan dilakukan setelah terjadinya penerimaan uang.</p>
<ul>
<li><strong>Ketepatan</strong></li>
</ul>
<p>Akuntansi berbasis kas kurang efektif digunakan dalam jangka panjang. Kemungkinan hal ini bisa memberikan waktu yang sangat lama bagi Anda untuk menerima dana dari penjualan yang telah dilakukan. Dalam pandangan bisnis, ini sangat merugikan dan tidak ada kontrol pada transaksi non-tunai yang mungkin lebih kompleks. Sedangkan akuntansi berbasi akrual memiliki representasi yang lebih akurat dan memberikan gambaran nyata tentang posisi bisnis secara <em>real-time</em>.</p>
<ul>
<li><strong>Arus kas</strong></li>
</ul>
<p><em>Cash basis</em> memberi gambaran secara lebih akurat terhadap arus kas yang masuk dan keluar dari sistem. Sedangkan untuk akuntansi berbasis akrual lebih sulit merepresentasikan laporan kas yang benar. Banyak akuntan perusahaan harus membuat laporan arus kas terpisah ketika menggunakan laporan dengan jenis <em>accrual basis</em>.</p>
<ul>
<li><strong>Kemudahan Penggunaan </strong></li>
</ul>
<p>Pencatatan dan pemeriksaan laporan keuangan dalam model<em> cash basis</em> bisa dikatakan lebih mudah karena hanya membutuhkan lebih sedikit entri jurnal. Berbeda dengan akuntansi berbasis akrual yang membutuhkan lebih banyak entri jurnal pada setiap transaksi yang terjadi.</p>
<ul>
<li><strong>Penerapan Industri </strong></li>
</ul>
<p>Metode <em>cash basis</em> bukanlah metode yang cocok untuk bisnis dengan arus modal besar dan perputaran bisnis yang cepat. Misalnya konstruksi atau manufaktur. Jenis laporan keuangan ini umumnya dipakai oleh usaha kecil atau usaha yang sedang berkembang. Bisnis dengan tingkat perputaran produksi yang cepat dan modal yang lebih besar banyak menggunakan metode akuntansi <em>accrual basis</em>.</p>
<ul>
<li><strong>Analisis Tren</strong></li>
</ul>
<p>Dalam metode <em>cash basis</em>, ada celah waktu pencatatan dari kejadian aktual dan pencatatan, karena penulisan laporan keuangan hanya dilakukan ketika dana berpindah tangan. Karena itu analisis tren tidak mungkin dilakukan. Sedangkan untuk metode <em>accrual basis</em> yang mencatat setiap transaksi, ada representasi yang akurat pada setiap transaksi yang terjadi. Dengan demikian pola penjualan dan pengeluaran lebih mudah untuk dianalisis.</p>The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/lebih-memahami-accrual-basis/">Lebih Memahami Accrual Basis</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompilasi Laporan Keuangan</title>
		<link>https://www.akuntanindonesia.com/kompilasi-laporan-keuangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 22:43:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[kompilasi laporan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultan akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.akuntanindonesia.com/?p=2388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin Anda masih jarang mendengar istilah dari kompilasi laporan keuangan, terlebih jika Anda tidak berasal dari bidang akuntansi. Bahkan orang akuntansi pun masih cenderung jarang menerapkan hal tersebut. Kompilasi Laporan Keuangan adalah jasa yang diberikan oleh akuntan yang terbatas pada penyajian Laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku, dengan di [&#8230;]</p>
The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/kompilasi-laporan-keuangan/">Kompilasi Laporan Keuangan</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin Anda masih jarang mendengar istilah dari kompilasi laporan keuangan, terlebih jika Anda tidak berasal dari bidang akuntansi. Bahkan orang akuntansi pun masih cenderung jarang menerapkan hal tersebut.</p>
<p>Kompilasi Laporan Keuangan adalah jasa yang diberikan oleh akuntan yang terbatas pada penyajian Laporan keuangan beserta catatan atas laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku, dengan di awali oleh adanya engagement letter antara akuntan dan manajemen atau pemilik suatu perusahaan. Adapun Beda dengan General Audit, maka Kompilasi Laporan Keuangan tidak memberikan OPINI atau bentuk assurance lainnya terhadap fairness of the presentation dari laporan keuangan. Dengan tidak dinyatakannya assurance maka prosedur yang dilakukan dalam kompilasi laporan keuangan juga terbatas.</p>
<p>Beberapa hal penting yang perlu digarisbawahi bahwa Laporan Kompilasi Akuntan (Accountant’s Compilation Report) bukanlah Laporan Auditor Independen. Seringkali untuk menghindari misinterpretasi maka biasanya setiap halaman laporan keuangan ditandai “UNAUDITED” / sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh organisasi profesi akuntan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="http://www.akuntanindonesia.com/standar-akuntansi-baru-psak-73-berlaku-2020-ini-perbedaannya/">Standar Akuntansi Baru PSAK 73 Berlaku 2020, Ini Perbedaannya</a></strong></p>
<p>Kompilasi Laporan Keuangan pada dasarnya dibuat berdasarkan pembukuan yang telah dibuat oleh pihak manajemen perusahaan sehingga kebenaran penyajian laporan keuangan merupakan tanggungjawab manajemen. Akuntan melakukan beberapa penilaian misalnya terhadap prinsip akuntansi yang diterima umum, konsultasi dengan pihak manajemen terkait, bagian pembukuan atau akuntansi sekalipun misalnya laporan dihasilkan dengan sistem atau aplikasi akuntansi, penilaian terhadap proses pembukuan dan pertimbangan dalam melakukan adjustment yang diperlukan atas pembukuan klien baik yang diakibatkan kesalahan perhitungan, ketiadaaan pengungkapan yang relevan, maupun tidak dipatuhinya prinsip akuntansi yang relevan).</p>
<p>Di Indonesia standar professional yang dijadikan acuan untuk jasa kompilasi laporan keuangan adalah berasal dari International Federations of Accountants (IFAC). Profesi Akuntan dan Akuntan Publik di negara kita mengacu pada standar yang ditetapkan IFAC tersebut (misalnya yang dimuat dalam SPAP).</p>
<p>Perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa Kompilasi Laporan Keuangan ini, sesuai dengan bunyi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 25 tahun 2014 dapat meminta jasa tersebut dari Kantor Jasa Akuntansi (KJA) selain dari KAP yang selama ini sudah lebih dulu dikenal.</p>
<p>Kami KJA Ashadi dan Rekan bersedia untuk membantu Anda menyediakan Jasa Kompilasi Laporan Keuangan. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi kami di bawah ini.</p>The post <a href="https://www.akuntanindonesia.com/kompilasi-laporan-keuangan/">Kompilasi Laporan Keuangan</a> first appeared on <a href="https://www.akuntanindonesia.com">Akuntan Indonesia</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
